Indonesian gambling is legal_European mainstream betting company_Reliable sports betting platform_bet365 download

  • 时间:
  • 浏览:0

PeIndonesiIndonesia Lottery Resultsa LoIndonesia Lottery Resultsttery ResultsnulIndonesia Lottery Resultsis

EdiIndonesia Lottery Resultstor

Dampak dari kejadian ini, banyak negara yang melarang turis China masuk ke negaranya. Hal ini dikhawatirkan bakal memperluas wabah virus Corona mengingat inkubasi virus ini bisa memakan waktu 7 sampai 14 hari. Salah satu peristiwa yang patut disimak imbas dari wabah virus Corona adalah ditolaknya 6000 penumpang untuk turun dari kapal pesiar di Italia. Apa sebabnya? Simak ulasannya di artikel berikut.

“Apa kamu gila? Siapa yang memberikanmu perintah untuk menurunkan penumpang? Saya akan bawa kamu ke pengadilan. Jika kamu membiarkan satu orang lagi keluar, kamu melakukannya dengan resikomu sendiri,” teriak Ernesto Tedesco dari mobil kepada kepada kepala pelabuhan Vincenzo Leone seperti dikutip Kompas dari The Guardian.

Di dalam kapal mewah ini, dua penumpang asal China tersebut sedang diperiksa karena salah satunya (istri) sedang mengalami demam. Pemeriksaan segera dilakukan dan hasilnya akan muncul dalam 48. Jadi di waktu selama itu, para penumpang tidak diizinkan turun ke daratan.

Virus Corona memang menjadi momok yang menakutkan satu bulan belakangan. Virus yang berasal dari kota Wuhan ini terus memakan korban hingga ribuan orang. Total korban jiwa sudah mencapai 213 orang sementara jumlah penderitanya mencapai lebih dari 9000 orang. Penyebaran virus ini sudah sampai ke 21 negara di dunia hanya dalam tempo sebulan saja.

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Wali Kota Civitavecchia memarahi kepala pelabuhan Vincenzo Leone yang mengizinkan 1.140 penumpang untuk turun dari kapal. Wali kota meminta agar mereka menunggu hasil pemeriksaan lab untuk mengecek kondisi penumpang tersebut yakni 48 jam atau 2 hari. Para penumpang kapal pesiar tersebut akhirnya diberikan kembali kunci kamar mereka dan kembali tinggal di kapal sampai 2 hari ke depan. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona ke Italia. Diketahui turis yang demam tersebut bertolak dari Hongkong dan sudah diisolasi di rumah sakit di dalam kapal pesiar tersebut.

Pada hari Kamis (30/1) terdapat kurang lebih 6.000 penumpang kapal pesiar Costa Smeralda tidak bisa turun dari kapal dikarenakan tidak mendapat izin dari otoritas terkait. Diketahui kapal pesiar tersebut bersandar di kota Civitavecchia, sebelah utara kota Roma di Italia. Mereka terjebak karena akses darat ditutup, disebabkan kekhawatiran dua penumpang asal China yang berada di kapal mengidap virus corona. Hal ini adalah kekhawatiran global imbas dari menyebarnya wabah virus Corona secara massif 2 pekan terakhir.

Ya mudah-mudahan saja turis tersebut sehat dan penumpang yang lain bisa pulang dengan selamat.