Best online casino in Indonesia_Football betting_Blackjack calculator_Betting Handicap

  • 时间:
  • 浏览:0

Beberapa hari lalu, masih jelas teringat di benak kita bahwa selebriti muda yang tengah naik daun, Ammar Zoni, tertangkap polisi karena ketahuan menggunakan barang haram tersebut. Ia ditangkap bersama dua orang lainnya dengan barang bukti berupa ganja dan plastik yang diyakini bekas bungkus sabu. Dan hari Minggu kemarin, lagi-lagi seorang figur publik kembali tertangkap karena perkara narkoba.

Tak bisa dimungkiri, dunia hiburan kerap kali disandingkan dengan barang haram atau zat terlarang seperti narkoba. Rasa candu yang disebabkan oleh zat ini juga nggak jarang menyeret beberapa selebriti ke balik jeruji. Meskipun mereka adalah figur publik yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, namun apa daya, narkoba lebih menggiurkan untuk dicoba dibandingkan tetap menjaga citra sebagai sosok yang diidolakan banyak orang.

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

Penulis

Kabar mengejutkan ini lebih membuat netizen kaget karena ternyata Pretty diketahui sebagai Ketua Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI). Hal ini terang saja bertolak belakang dengan jabatannya tersebut. Figur publik yang harusnya mengayomi dan memberikan contoh baik, apalagi dengan jabatannya itu ternyata tak mampu menghindarkan Pretty dari jeratan kasus narkoba. Ia pun bahkan sempat terlibat berbagai acara anti narkoba yang merupakan inti dari gerakan yang diketuainya.

Meskipun tes urin Pretty negatif, tetap saja namanya masuk ke dalam jajaran orang-orang yang tertengkap pada waktu penggrebekkan. Semoga habis ini nggak ada lagi nama pelakon hiburan tanah air yang tercoreng namanya karena narkoba ya. Dan semoga mereka yang telah terlibat ini bisa keluar dari jeratan narkoba setelahnya. Karena bagaimana pun mereka adalah figur publik yang harusnya menjadi contoh baik bagi masyarakat

Dalam penangkapan kali ini, Pretty ternyata nggak sendiri. Ia ditangkap bersama 7 orang lainnya yang juga berasal dari kalangan artis. Dilansir dari laman hot.detik.com, Pretty diketahui bukanlah pemakai biasa, melainkan penghubung antara bandar dengan konsumen. Sebenarnya, Pretty bukanlah target dari penangkapan kali ini. Menurut Kasubdit II Narkoba Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander yang dikutip dari laman yang sama, polisi awalnya menargetkan Hamdani, seorang bandar narkoba yang telah ditangkap. Dan ternyata, Pretty dan kawan-kawannya juga ikut terseret dan diciduk.

猜你喜欢