Online Baccarat Casino_Gaming platform_Crown Gaming_Online Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0

SetiFootball bettiFootball betting platformnFootball bettinFootball betting platformg platformg platformap kantor atau perusahaan pasti memiliki peraturan masing-masing yang wajib dipatuhi para anggotanya. Begitu pula denganmu yang kini udah bekerja. Namun kamu selalu dibuat kesal dengan peraturan yang ada. Menurutmu peraturan di sana terlalu nggak manusiawi hingga buatmu tak nyaman sama sekali. Lucunya, meskipun kamu kesal dengan peraturan di sana, kamu tetap setia dan enggak untuk resign. Duh, ini bukti bahwa hidup lagi lucu-lucunya. Saat udah sebal sekali, kamu justru setia hingga akhir nanti.

Konyolnya, ketika kamu fokus ke suatu hal, yang lain malah jadi terabaikan. Contohnya saat di usia 25-an kamu memilih fokus mengejar karir. Kehidupan cintamu pasti tak berkembang hingga kamu mendapat predikat sebagai jomblo mapan. Sebaliknya, saat kamu udah dapat pasangan dan ingin menikah, kamu justru belum mendapat pekerjaan yang mapan.

Kekonyolan yang lain adalah ketika banyak orang turut serta mengatur hidupmu. Lewat omongan dan cuitan mereka, hidupmu seakan diarahkan. Meskipun kesal, kamu kadang mau-mau saja mengikuti apa kata mereka. Contohnya seperti saat ingin menyendiri, tapi kamu takut disangkan antisosial. Giliran ingin hangout bersama teman, kamu takut dikira budak kehidupan.

Ketika kamu melihat orang lain yang menjalin hubungan, rasanya ingin sekali memiliki pasangan. Sampai kamu membuat resolusi hidup tentang punya pasangan tiap tahunnya. Keinginanmu punya pasangan tak dibersamai dengan usahamu sendiri dalam mencari pasangan. Kamu selalu ogah untuk membuka hati dan insecure dengan diri sendiri.

Sejatinya seseorang hanya bisa memfokuskan pikiran akan sebuah hal saja. Membagi fokus menjadi dua bagian memang bisa dilakukan, namun hasilnya bisa tak maksimal. Hal ini berlaku saat kamu ingin mengejar cinta dan pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.

Kekonyolan dalam hidup ini memang sepele, tapi jika kamu sikapi lebih bijak lagi, hidupmu bisa lebih bermakna dan nggak uring-uringan lagi. Kamu yang sekarang menginjak usia 25-an, hal-hal konyol apa nih yang kerap kamu rasakan? Ada nggak salah satu dari hal-hal di bawah ini yang bagimu konyol sekali?

Kata orang, usia 25-an merupakan masa di mana kamu seharusnya berjuang untuk masa depan yang lebih mapan. Hal itu memang benar, tapi jangan lupakan bahwa terkadang ada hal-hal yang buat hidupmu seakan konyol sekali. Bahkan secara nggak sadar, kamu kerap dibuat marah dan emosi sendiri.

Beberapa hal di dalam hidup memang konyol. Kamu tak perlu ambil pusing dengan hal itu. Dari hal-hal konyol dalam usia 25-anmu, bisa kamu jadikan pelajaran bahwa terkadang hidup itu tak selalu dibawa serius. Biar tak menambah beban pikiran dan bisa lebih menikmati kehidupan. Kalau kamu gimana nih? Hal apa yang menurutmu paling konyol di hidupmu saat ini?

Melihat kesuksesan orang lain, tentu saja kamu ingin menjadi salah satu dari mereka. Punya pekerjaan yang mapan dan masa depan yang cerah, buatmu tak takut mematok cita-cita setinggi mungkin. Lucunya, kamu berani bermimpi setinggi-tingginya tentang cita-cita, tapi sama sekali nggak ada usaha dalam mewujudkannya. Kalau seperti ini, bukankah kamu hanya sia-sia?

Asli, kesel banget dengan aturan kantor yang semakin ketat. Resign aja deh kalau gini!

Sebelum usiamu sematang ini, kamu pasti kerap menertawakan meme yang menurutmu lucu dan nggak masuk akal. Salah satunya adalah meme polwan yang menanyakan kapan nikah. Dulu kamu sempat terbahak-bahak saat lihat meme-nya. Namun kini rasanya ada yang mengiris hati saat kamu kembali membacanya. Ah, hidup. Dulu tertawa kini malah membuat duka.

Aku harus gimana coba?

Di usia 25-an, selain sibuk bekerja, kamu pasti selalu punya waktu untuk tenggelam dalam dunia sosial media. Aktivitasmu di dunia media sosial tak kalah konyolnya. Demi feeds yang rapi dan menarik perhatian, kamu rela jungkir balik hingga mengabaikan kenyataan. Kadang kamu merasa lelah sendiri dengan rutinitas yang seperti ini, tapi mau bagaimana lagi. Eksistensi di media sosial udah menjadi komoditas utama dalam hidupmu ini.

Usia serempat abad membuamu merasakan berbagai pengalaman hidup. Salah satunya kegagalan. Kisah gagalmu di usia ini pun tak hanya disebabkan karena hal-hal besar, tapi juga alasan sepele yang buatmu geleng kepala. Contohnya seperti kamu gagal mendapat pekerjaan, hanya karena lupa tak menuliskan subjek di email lamaran pekerjaan. Kan nyesek sekali ya?

Hidup, mau kamu sebenarnya apa?